Rabu, 22 Februari 2012

The American Analog Set



Ketika Andrew Kenny meramu musiknya dan menuangkannya dalam sebuah band bertajuk “The American Analog Set”. Menjadi sebuah sejarah music yang memadukan shoegaze dan inidie rock yang halus, sebenarnya band ini banyak mendapatkan nuansa krautrock yang memang tergolng lebih rapih dan lambat tempo, tetapi dasarnya music The American Analog Set sendri memang terpengaruh krautrock yang datar dan dilapisi suara organ yang bernuansa psychedelic.

Kamis, 26 Januari 2012

Neil Young


Sang penulis lagu serta director film ini memang patut di “sembah”, lebih dari 33 album dicetak olehnya dan sederetan film yang rata documenter yang di produseri oleh ia,yang memiliki nama asli Neil Percival Young. Memang sebelumnya saat saya tau akan kiprahnya bermusik saya jurang begitu menyukainya, saya lebih terbuai dengan deretan lagu Pearl Jam, Allice In chain yang berbau folk saat saya duduk di bangku SMA. Tetapi saya penasaran dengan talenta Young di eranya,dan saya mulai memutar konser live yang dimainkan solo olehnya sendri, permainan gitar, piano cukuplah folk yang kental,walau ia sendri bukan berasal dari amerika asli. Vocal young lebih terdengar meru dan mendayu-dayu tidak seperti folk kental di eranya. Mungkin darah Canada yang membuat Young lebih melodius seprti folk ala eropa. Hampir semua lagunya berintonasi lebut dan terdengar indie (atau disebut alternative). Tetapi saya lebih menyukai karya solonya ketimbang ia berkolabrasi dengan bandnya.

Rabu, 11 Januari 2012

My Blody Valentine - Isn't Anything



Mungkin mendengar nama My Blody Valentine sudah dari sejak saya duduk di bangku SMA, mereka salah satu pahlawan saya dalam musik experimental. Ini album debutnya yang dirilis pada tahun 1 November 1988 dan dirilis label legenda musk indie Creation records. Sebelumnya saya sudah mendengarkan album loveless yang saya nilai itu album yang cukup cemerlang dalam penulisan materi lagu,pada jamanya mungkin shoegaze belum terlalu popular dan MBV seperti meracuni music dunia dengan mengembangkan postpunk menjadi music yang lebih kelam yang dikenal dengan shoegaze. Tetapi mengenai album ini sendri, buat saya sangat unik dan mentah, mereka masih terlalu mentah dengan fuzznya yang kasar.

Rabu, 04 Januari 2012

BOW (Burial Of World) - Welcome



01.BOW - Welcome

kejutan dari seorang teman seperjuangan dalam mengaruingi band ini boleh juga lah, Adji mengabarkan kalau BOW atau lebih enak di sapa Burial Of World  ikut masuk dalam sebuah kompilasi yang dibuat komunitas Post- Rock Indonesia. bersisi 12 Track yang semuanya bermaterikan Post-Rock dan Shoegaze kumunitas ini seperti menawarkan perkenalan dan menjaga ke solidaritasan antar sesama penikmat musik tenang nan kelam ini. Burial Of World dengan singglenya "Welcome" menempati Track pertama dan di susul band yang berasal dari indonesia lainya seperti, Anginia, Sepatu Usang, Cuacamendung, Litlle Space Donkey, dan masih banyak lagi band yang bagus yg ikut serta.

Minggu, 11 Desember 2011

Black Keys



Banyak dari sekiang banyak band mengakui atau mengagap jikalau music yang mereka usung dalah blues rock, padahal belum tentu kita setuju dengan pemahaman atau pun tujuannya. Tapi kali ini saya mendengar yang sagat berbeda, padahal band ini hanya di gawangi dua orang yaitu, Dan Auerbach berada dalam posisi gitar sekaligus vocal sementara Patrick Carney pada drum yang sekaligus bertindak sebagai produser. Black Keys, mungkin beberapa orang sudah lebih dahulu mengetahui bahkan menjadi pecinta band ini sebelum tulisan ini di terbitkan, terbuktikan semua hal rock blues murni biasa disimak di setiap tracknya. Suara overdrive serta fuzz kotor yang keluar dari gitar Auerbach memanglah terdengar sangat khas, ditambah raungan vocal serak ala blues yang asik membuat mereka seperti generasi penyelamat blues yang hamper punah, sang drummer pun mengisi dengan hentakan simple tapi penuh makna akan nyawa blues yang dalam membuat band ini benar-benar sempurna. Saya tercengang dengan “Countdown”, “Heavy Soul”, dan tak lupa “She Said, She Said” yang menjadi hits dalam album ini, benar-benar mereka mengulang fenomena dikala blues 60an sedang merajai deretan music dunia saat itu. Nama band ini sendri berasal dari ide seorang artis schizophrenic bernama Alfred McMoore dan memang musiknya menggambarkan sebuah emosi seorang schizophrenic terkadang melambat dan terkadang meledak-ledak.




Kamis, 08 Desember 2011

Sore



Sebuah grup band bertemakan jazzrock berbalut indie, berawal dari pertemanan rumah Ade Paloh, Mondo Gascaro  dan Awan Garnida sebagai teman sebaya,hingga Awan memperkenalkan Bembi Gusti dan Reza Dwiputranto sebagai penabuh drum dan pemain gitar. Awalnya menelaah music mereka cukup sulit, mungkin karena mereka lebih cendrung kea rah jazz yang bias disebut bukan music sembarangan dan tergolong kelas mahal. Tapi di beberapa lagu terdengar lebih akrab di telinga namun tetap dengan guratan lirik yang ambigu serta multi tafsir. Kiprah mereka cukuplah berpengaruh dalam lintasan music indie, bahkan sempat menjadi beberapa soundtrack layar lebar. Sentuhan jazz dalam setiap track masih tetap terasa jelas di telinga meski mereka lebih cendrung jalan di jalur indie untuk menembus pasar.


Rabu, 07 Desember 2011

Efek Rumah Kaca



Cukup bangga rasanya mendengar hasil karya ketiga orang ini, semua lirik di tulis dengan bahasa Indonesia yang cukup tinggi nilai pengertianya. Terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar), band ini di dirikan pada tahun 2001 dan menamakannya Superego hingga tahun 2005 mereka resmi menamkan dirinya Efek Rumah Kaca yang sengaja di ambil dari salah satu lagu mereka. Kadar Pop yang terkandung dalam music mereka cukuplah berat, namun secara harmoni setiap lagu mereka mudah untuk di lantunkan. Tidak seperti band Pop biasanya, mereka lebih bias memilih bait-bait indah sekaligus keritik pedas bagi bangsa ini dan kehidupan politik yang berengsek.